PKI resmi berdiri pada tanggal 23 Mei 1920. PKI terus berupaya mendapatkan pengaruh dalam masyarakat. Salah satunya yaitu upaya melakukan inflitrasi dalam tubuh sarekat islam. Inflitasi tersebut dilakukan dengan mudah karena adanya beberapa faktor yaitu :
- Adanya kemelut dalam tubuh SI, yaitu Belanda lebih memberi pengakuan kepada cabang SI lokal
- Adanya disiplin partai dalam SI, yaitu anggota SI yang merangkap sebagai anggota ISDV harus keluar dari SI
Setelah berhasil menyusup dalam tubuh SI, jumlah anggota PKIsemakin banyak dan berkembang pesat. Beberapa faktor yang memotivasi berkembangnya PKI yaitu :
- Propagandanya yang sangat menarik
- Memiliki pemimpin yang berjiwa kerakyatan
- Pandai merebut massa rakyat yang ergabung dalam partai lain
- Sikapnya yang tegas terhadap pemerintah kolonial dan kapitalis
- Dikalangan rakyat terdapat harapan bahwa PKI bisa menggantikan ratu adil
Kemudian Organisasi ini makin kuat ketika kembalinya Darsono dari Moskow pada bulan febuari 1923 dan ditambah dengan tokoh-tokoh Alimin dan Musso, maka peranan politik PKI semakin luas.
Pada tanggal 13 November 1926, PKI mengadakan pemberontakan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pemberontakan ini sangat sia-sia karena massa sama sekali tidak siap disamping itu organisasi masi kacau. PKI telah mengorbankan ribuan orang yang termakan hasutan untuk ikut serta dalam pemberontakan selain itu dampak buruk yang menimpa para pejuang di Indonesia yaitu berupa pengekangan dan penindasan yang luar biasa dari pemerintah belanda sehingga sama sekali tidak mempunyai ruang gerak. Meskipun PKI dinyatakan sebagai partai terlarang tetapi secara ilegal mereka masih melakukan kegiatan politiknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar